“ Hoam…”
malas banget sih harus bangun pagi pikir Rika.
“ Ria, jam berapa sih sekarang???!!!”
maklum, kalo baru bangun Rika jadi buta Jam
“Jam setengah enam!”
“apa???!!!”
“Makan dah diberesin masak aja sendiri…!!! Aku mau mandi dulu, lagian kok tumben kamu bangun jam seini?”
“Maklumlah, orang juga butuh istirahat, nggak Cuma mesin.. Argh….”
“Kenapa sih???”
“Rotiku gosong”
“Makan ajalah yang ada, lagian kamu sih waton cepet apinya digedein, jadi gosong padahal belum tentu dalamnya matang”
Setelah mandi mereka berdua bersiap – siap berangkat. Mereka berangkat naik mobil Rika.
“Eh, dah baca papan pengumuman belon?”
“Belon, emang napa?”
“Baca deh kamu pasti seneng!”
“Yes, libur juga!”
Rika pikir, dia bisa bebas ama masalahnya, ternyata nggak. Tetangganya yang sableng tu kenal Tora –anak yang suka ngejek Rika di sekolah–
“ Eh, lo kenal ama Tora kan? Dia bilang ‘pasti Rika yang suka ma aku, kalo aku sih… nggak level. Ditolak cinta ya ama Tora? Kacian… Rika, Rika sama Lino aja, yaps betulkan tebakan gue, muka lo merah, lo suka ama Lino, tak bilangin ya… Tora… atau Lino??? Tora… Tora…”
“Aku nggak suka Tora!!!”
“Tora, kau cinta aku kan?”
“Diam…!!!”
“Sudah. sudah, kasihan Rika jangan diejek.”
Rika serasa tenggelam diantara bunga di padang rumput yang bersih dengan sungai yang jernih, pipinya merah semerah tomat, hatinya dagdigdug tak karuan. Dia dibela Lino! Belum sampai hilang rasa kagumnya, Lino bilang
“Tora ya…”
Rika semakin kagum, dia kira Lino akan cemburu, ternyata…
“Tora… Tora…”
Ternyata Lino ikut ngeledek!
“Arrgghhh…. Blarrr…!!!”
Pintu kos dibantingnya keras, menyebabkan semua mahluk yang ada di dalamnya meloncat kaget, termasuk ibu kos,
“Rika…!!! Jangan banting pintunya!!!”
“Maaf bu!” Kata Rika sambil nyengir dan lari.
Sampai kamarnya, ia langsung memukul mukul boekanya, akhirnya ia kelelahan dan terlelap.
Adakah yang tahu kelanjutannya? Kalau tidak, tunggu Love???(#3) yaw!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar